Mencegah Kejahatan Dunia Maya.

8 Comments
Penggunaan internet sangat meningkat tajam selama lebih dari 10 tahun terakhir. Internet menjadi salah satu sumber informasi utama, hiburan, pengetahuan, dan lain sebagainya. Meningkatnya jumlah pengguna internet juga mengakibatkan meningkatnya aksi kejahatan melalui internet atau lebih sering disebut dengan cyber crime. Jenis dan bentuk cyber crime sangat beragam seperti penipuan, mengambil data pribadi tanpa izin, peretasan email secara illegal, dan lain sebagainya. Kejahatan dunia maya ini pun semakin lama semakin bekembang.
Pengguna internet diminta untuk selalu waspada apabila menggunakan waktu mereka dengan berselancar di internet, untuk itu pemerintah Indonesia baru-baru ini berencana untuk memiliki tentara cyber yang akan bertugas untuk mencegah kejahatan dunia maya. Siapa saja bisa menjadi korban tindak kejahatan dunia maya. Untuk itu setiap pengguna disarankan untuk memproteksi data diri mereka di internet dengan baik sehingga dapat meminimalisir ancaman tindak kejahatan dunia maya.

Jangan sampai mereka menjadi korban penggunaan internet yang salah dan cybercrime atau kejahatan dunia maya. Bagaimana sebenarnya cara untuk mengatasinya ?
  1. Orang tua harus memberi pengawasan dan penjelasan bagi anak dalam penggunaan internet dan kalau bisa komputer jangan ditempat yang jauh dari pengawasan orang tua semisal dikamar pribadi anak karena bisa saja anak membuka situs-situs terlarang tanpa diketahui orang tua. Usahakan diletakkan ditempat yang bisa dipantau.

  2. Usahakan memberikan filter terhadap internet sehingga anak-anak tidak bisa membuka situs-situs porno, judi dan sebagainya yang terlarang.

  3. Arahkan anak menuju situs-situs yang memberikan knowledge atau pengetahuan buka hanya sekedar hiburan semata.

  4. Bagi pengguna social media jangan pernah memberikan data lengkap tentang data diri mulai dari alamat rumah, no telpon dan lain sebagainya karena bisa dimanfaatkan orang lain untuk berbuat jahat.

  5. Jangan pernah memposting gambar-gambar pribadi atau foto pribadi yang bersifat vulgar karena bisa saja menjadi sumber pelecehan orang lain kepada kita.

  6. Jangan asal confirm dan add teman disocial media kalau kita tidak mengenalnya.

  7. Jangan langsung percaya jika di ajak ketemu karena banyak kasus-kasus di social media berkenalan ujung-ujungnya terjadi pelecehan sexual saat dilakukan pertemuan.

  8. Selektif untuk transaksi online karena marak penipuan dan teliti dulu si penjual atau pembeli sebelum melakukan transaksi jual beli dan transfer uang.

  9. Gunakan internet secara bertanggung jawab sehingga akan memberi manfaat lebih bukan kemudharatan.
Semoga kita mampu menjadi manusia yang melek terknologi secara bertanggung jawab.