Google Do0dle : Dokter Penemu Penyebab Demam Kuning

0
Google kembali memperingati hari kelahiran salah satu tokoh yang berjasa kepada dunia. Raksasa mesin pencarian itu membuatkan doodle untuk Carlos Juan Finlay, seorang dokter sekaligus ilmuwan asal Kuba yang juga penemu demam kuning yang disebarkan oleh nyamuk.

Apa Sih Demam Kuning Itu ?

Demam kuning (dijuluki "Yellow Jack") adalah sebuah penyakit hemorrhagik virus akut.Virus ini berupa sebuah virus RNA sebesar 40 hingga 50 nm dengan indera positif dari keluarga Flaviviridae.
Virus demam kuning ini ditularkan melalui gigitan nyamuk betina (nyamuk demam kuning, Aedes aegypti, dan spesies lain) dan ditemukan di kawasan tropis dan subtropis di Amerika Selatan dan Afrika, namun tidak di Asia. Satu-satunya makhluk yang ditunggangi virus ini adalah primatadan beberapa spesies nyamuk. Penyakit ini diyakini berasal dari Afrika, kemudian dari sana diperkenalkan ke Amerika Selatan melalui perdagangan budak pada abad ke-16. Sejak abad ke-17, beberapa epidemi besar penyakit ini tercatat muncul di Amerika, Afrika dan Eropa. Pada abad ke-19, demam kuning dianggap sebagai salah satu penyakit menular paling berbahaya.
Demam kuning terjadi dalam rupa demam, mual dan nyeri dan penyakit ini umumnya menghilang setelah beberapa hari. Pada beberapa pasien, fase beracunnya terjadi setelah itu, dan kerusakan hati dengan jaundis (penguningan kulit yang memberi nama penyakit ini) dapat terjadi dan mengakibatkan kematian. Karena kecenderungan pendarahan yang meningkat (diatesis pendarahan), demam kuning termasuk dalam kelompokdemam hemorrhagik. WHO memperkirakan bahwa demam kuning mengakibatkan 200.000 korban sakit dan 30.000 kematian setiap tahunnya di daerah berpenduduk tanpa vaksin;sekitar 90% infeksi terjadi di Afrika
Vaksin teraman dan efektif melawan demam kuning sudah ada sejak pertengahan abad ke-20 dan beberapa negara mensyaratkan vaksinasi untuk pelancong Karena belum ada terapi untuk penyakit ini, program vaksinasi ini, bersama peraturan mengurangi populasi nyamuk pengangkut virus, memiliki kepentingan besar di daerah-daerah terjangkit. Sejak 1980-an, jumlah kasus demam kuning terus meningkat dan menjadikannya sebagaipenyakit yang bangkit kembali
Finlay yang merupakan keturunan darah Perancis dan Skotlandia lahir tahun 1883 di Puerto Principe yang telah berubah nama menjadi Camaguey, Kuba. Ia menyelesaikan pendidikan di sekolah kedokteran Jefferson di Philadelpia. Setelah itu Finlay melanjutkan pendidikannya di Havana dan Paris, Perancis sebelum akhirnya menetap di Kuba dan membuka praktek dokter.
 Wikipedia

Di tahun 1879, Finlay ditunjuk pemerintah Kuba agar bekerja dengan sebuah komisi Amerika untuk mempelajari kasus demam kuning. Dua tahun kemudian Finlay diutus untuk mewakili Kuba dalam Konferensi Sanitari Internasional kelima di Washington DC, Amerika Serikat.

Di tengah konferensi itu, Finlay mendesak dilakukannya penelitian terhadap vektor demam kuning. kemudian menyebut bahwa pembawa penyakit itu adalah nyamuk Culex Fasciatus yang sekarang lebih luas dikenal sebagai nyamuk Aedes Aegypti.

Ketika Dewan Demam Kuning militer AS tiba di Kuba pada 1900, seperti dilansir The Guardian, Finlay juga mendesak agar dewan itu mempelajari mengenai teori vektor-nyamuk yang telah dipaparkannya pada konferensi di Washington DC.

Desakan Finlay akhirnya membuahkan hasil. Hipotesa dan bukti yang diungkapnya diterima oleh ketua dewan dari militer AS, Walter Reed.

Keputusan Reed selanjutnya membuka jalan untuk langkah pemusnahan demam kuning dan menyelamatkan ribuan nyawa di Amerika Selatan, Karibia, Afrika, dan wilayah selatan AS.

Finlay menghembuskan nafas terakhirnya pada tanggal 20 Agustus 1915 dalam usia 82 tahun di kediamannya di Havana. Stroke menjadi penyebab kematian sosok yang berjasa atas penemuan penyebab demam kuning itu.